Selamat Datang di blog Yayasan Nuurul Falaah Sunter Lembaga Sosial Keagamaan di bidang Pembinaan Anak Yatim Piatu, Pendidikan dan Keagamaan. Jl. Sunter Bentengan RT 005/05 No. 26 Kel. Sunter Jaya Jakarta Utara Telp. 6504280, Fax 6520340. Program donasi bagi Yatim Piatu binaan Yayasan Nuurul Falaah Sunter dapat di transver melalui rekening Bank Mandiri Jakarta Mall Kelapa Gading No. AC. : 125.00 - 0765265 - 4 An. Yayasan Nuurul Falaah Sunter

Minggu, 31 Juli 2011

PAUD NUURUL FALAAH MENDIDIK ANAK USIA DINI YANG BERAKHLAKUL KARIMAH, CERDAS, CERIA DAN KREATIF.


Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas segala Karunia-Nya yang diberikan kepada kita semua.   Setelah sekian lama program penyelenggaraan Paud di rencanakan oleh segenap Pengurus Yayasan Nuurul Falaah Sunter, Alhamdulillah pada tahun pelajaran 2011-2012 penyelenggaraan Paud non formal ini dapat terealisasi.
Lembaga Paud Nuurul Falaah adalah penyelenggara PAUD non formal dalam bentuk Satuan Paud Sejenis (SPS), dimana kami menyelenggarakan layanan pendidikan anak usia dini yang terintegrasi dengan layanan Taman Pendidikan Al Qur’an. 

Dasar hukum pelaksanaan penyelenggaran Paud Nuurul Falaah adalah   :
1.    Undang-Undang Nomor : 20 tahun 2003 yang menyebutkan :
a.    Pasal 1 butir 14 : “ Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut “.
b.    Pasal 28 butir (6) : “Pendidikan Anak Usia Dini pada jalur pendidikan non formal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat” .

2.    Peraturan Mendiknas Nomor 58 tahun 2009 tentang standar penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini.

Mengapa kami memilih penyenggaraan Paud pada jalur non formal ?, alasannya adalah Paud Nuurul Falaah yang bernaung di bawah Yayasan Nuurul Falaah  Sunter yang mengemban fungsi dan tugas pelayanan sosial kemasyarakatan, keagamaan, pembinaan dan pengasuhan terhadap anak Yatim Piatu, penyelenggaraan pendidikan formal dan non formal dimana peran dan partisipasi masyarakat dilibatkan secara langsung dalam pelayanan terhadap umat.  Artinya pengelolaan Paud Nuuul Falaah yang berbasis masyarakat (KOMUNITAS) menuntut adanya partisipasi aktif masyarakat pada umumnya dan umat Islam pada khususnya dalam kontribusi pembiayaan melalui donasinya, sehingga biaya operasional yang di bebankan kepada peserta didik dapat diminimalisasi (lebih kepada aspek social).
Berbeda dengan Paud pada jalur formal (Taman Kanak-Kanak dan Raudhatul Arhfal) , dimana pengelolaan berbasis sekolah dan kemandirian berarti segenap beban biaya operasional dibebankan secara mutlak kepada para peserta didik.

Dalam sosialisasi kepada orang tua peserta didik kami memberikan gambaran mengenai metodologi pembelajaran pada peserta didik Paud Nuurul Falaah, dimana kami ingin memberikan sebuah rangsangan pendidikan melalui aspek pengembangan moral dan agama sebagai fokus utama pembelajaran melalui pengenalan adab dan doa harian, hafalan surat pendek, tata cara ibadah dan pengenal huruf hijaiyah disamping tetap memberikan aspek pengembangan kognitif (sains), motorik (kasar/halus), bahasa, keaksaraan,seni, sosial emosional, Pengembangan Aspek Moral dan Agama sebagai basis kompetensi bagi peserta didik Paud Nuurul Falaah diharapkan dapat terwujud terutama melalui kegiatan pengenalan dan pembiasaan.  Pembiasaan inilah yang nantinya tetap melekat pada diri anak sampai dengan menempuh jenjang pendidikan lebih lanjut.  Perlu diketahui bahwa usia 0 sampai dengan 6 tahun sebagai masa emas (golden age), namun sebagai periode yang kritis dalam tahap perkembangan manusia.  Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sampai usia 4 tahun tingkat kapabilitas kecerdasan anak telah mencapai 50 %.  Pada usia 8 tahun mencapai 80 %, dan sisanya sekitar 20 % diperoleh pada saat anak berusia 8 tahun tahun keatas. dan media penyimpanan memori anak pada otak sudah mulai berkembang, artinya pembiasaan-pembiasaan agama dan moral diharapkan akan mudah melekat dalam waktu lama. Miris memang bila sejak usia dini mereka tidak dikenalkan kepada pendidikan moral, etika dan budi pekerti.
Dalam hal pengajaran kepada peserta didik Paud Nuurul Falaah melalui proses pembelajaran yang dikenal dengan istilaah ,PAKEM yakni Pembelajaran Aktif dengan melibatkan interaksi peserta didik, Kreatif dengan menumbuhkan gagasan-gagasan peserta didik, Efektif dalam penyampaian pesan kepada para peserta didik dan Menyenangkan tidak monoton tanpa mengabaikan konsep belajar sambil bermain.  Program-program belajar sambil bermain meliputi kegiatan bermain sains, read aloud, story telling dan bermain dengan sentra.

Konsep belajar sambil bermain adalah merupakan suatu kebutuhan mutlak bagi pembelajaran anak usia dini.  Seperti yang ditulis oleh dr. Yahya Wardoyo, SKM  dalam bukunya yang berjudul “Mendidik Anak Bermental Juara” diuraikan bahwa sekolah dan Keluarga menerapkan pola belajar dan bermain secara seimbang.  Belajar sebagai aktivitas yang menyenangkan bukan sebaliknya menjadi momok bagi anak-anak.  Disamping itu belajar bukanlah sesuatu yang monoton dan membosankan sehingga anak merasa terkekang dan terpaksa ketika diminta untuk belajar.  Kesuksesan anak di sekolah juga ditentukan oleh suatu pola yang benar.  Salah satunya  adalah pola belajar sambil bermain. Jangan lupa bahwa bermain adalah suatu proses belajar, proses belajar adalah mengerti dan memahami.  Melalui bermain anak diajak untuk bereksplorasi dan mengembangkan imajinasi dalam dunia anak-anak.  Terkadang orang tua mengabaikan konsep ini, sehingga memaksa anak mereka yang sedang menempuh pendidikan usia dini dipaksa untuk mampu membaca, menulis, berhitung dan mengikuti les bahasa Inggris, les Sempoa serta seabrek kegiatan lainnya.  Anak di eksploitasi menjadi sesuatu yang instant, sehingga anak menjadi monster yang serba tahu, serba pandai, berwawasan luas tetapi tidak memiliki hati nurani.  Kecerdasan Emosional tidak berkembang karena tidak di dapatkan dari proses belajar sambil bermain yang wajar pada usianya.  Sesuatu yang memang bersifat “bermain” dan bukan “dunia serius” dengan segala permasalahan yang serius.  Celakanya trauma ini bersifat menetap sampai dewasa.  Ia bisa menjadi tumbuh dewasa tanpa hati nurani tetapi hidup tidak bahagia. Hakekat pendidikan anak usia dini adalah stimulasi anak melalui rangsangan pendidikan untuk tercapai keseimbangan antara pertumbuhan jasmani dan rohani, kecerdasan integensia (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ).

Sebuah pertanyaan kami lontarkan kepada orang tua peserta didik Paud Nuurul Falaah dalam acara sosialisasi  ”Ibu memilih mana, anak ibu pintar membaca, menulis dan berhitung tetapi berperangai buruk atau memilih anak ibu paham konsep membaca, menulis dan berhitung tetapi berperangai baik ?”.  Serempak mereka menjawab “Saya memilih anak saya paham konsep membaca, menulis dan berhitung dan berperangai baik”.  Hal ini bisa diwujudkan apabila ada kerja sama yang baik antara pendidik di sekolah dengan orang tua peserta didik yang mau mengembangkan konsep belajar sambil bermain.

Akhirnya kami memberikan apresiasi kepada orang tua peserta didik yang mau menitipkan anaknya di Paud Nuurul Falaah semoga anak yang diamanatkan kepada kami dapat tercapai segenap aspek pengembangannya dan selaras antara kecerdasan IQ, EQ dan SQ.


Bacaan Inspiratif koleksi Taman Bacaan Anak Gudang Ilmu :
-       Mendidik Anak Bermental Juara, dr. Yahya Wardoyo SKM, cetakan ke I tahun 2007. Penerbit Sketsa Talenta Media.
-       Meningkatkan Kreativitas Pembelajaran Bagi Guru, Dr. Iskandar Agung, Cetakan pertama Juni 2010, penerbit Bestari Buana Murni.
-       Melejitkan IQ, IE dan IS , Suharsono dengan Pengantar Dr. H. Arief Rachman, MPd cetakan ke I 2001, penerbit Inisiasi Press.
-       Rahasia mengajarkan gemar membaca pada anak sejak dini, Dwi Sunar Prasetyo, cetakan ke I November 2008, penerbit Think Jogjakarta.
-       Mendidik Dengan Cinta, Irawati Istadi, penerbit Pustaka Inti cetakan ke 8 April 2007.

SELAMAT MENEMPUH PENDIDIKAN DI PAUD NUURUL FALAAH
Ditulis oleh Teguh Iman Santoso.

1 komentar: